Sering dianggap sepele, keberadaan tikus di sekitar rumah ternyata dapat membawa risiko penyakit yang berbahaya. Salah satunya adalah hantavirus. Hantavirus merupakan kelompok virus yang dapat menyebabkan gangguan pada paru-paru, pembuluh darah, hingga ginjal. Virus ini dibawa dan disebarkan oleh tikus serta hewan pengerat lainnya.

Penularan virus ini dapat terjadi melalui

  • Kontak dengan tikus yang terinfeksi
  • Menghirup partikel dari urin, tinja, atau air liur tikus yang terinfeksi
  • Menyentuh permukaan yang terkontaminasi virus lalu menyentuh mata, hidung, dan mulut.

Gejala hantavirus pada awalnya sering kali mirip flu biasa, seperti demam, sakit kepala, nyeri otot, mual, lemas, hingga sesak napas. Karena gejalanya terlihat umum, banyak orang tidak menyadari bahwa kondisi tersebut bisa berkembang menjadi lebih serius apabila tidak ditangani dengan baik.

Pencegahan hantavirus dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan lingkungan dan rumah secara rutin. Beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan antara lain :

  • Menutup lubang agar tikus tidak masuk ke rumah
  • Menyimpan makanan dan minuman di tempat tertutup,
  • Menyemprot kotoran hewan menggunakan disinfektan sebelum dibersihkan
  • Mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir setelah menyentuh hewan atau area yang kotor