Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, Puskesmas Perumnas Utara menyelenggarakan pertemuan kader Posyandu pada Selasa, 29 September 2026 yang bertempat di Aula Puskesmas Perumnas Utara. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan kader dari setiap Posyandu di wilayah Kelurahan Larangan.

Pertemuan ini menjadi sarana koordinasi, peningkatan pengetahuan, serta evaluasi pelaksanaan kegiatan Posyandu, khususnya dalam pemantauan kesehatan lansia dan pelaksanaan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) lokal.

Pertemuan menghadirkan dua materi utama yang disampaikan oleh tenaga kesehatan Puskesmas Perumnas Utara.

Materi pertama mengenai Penyakit Tidak Menular (PTM) disampaikan oleh dr. Hj. Junny Setyawati, MKM., selaku Kepala Puskesmas Perumnas Utara. Pembahasan berfokus pada pencatatan dan pelaporan sasaran lansia, mulai dari identifikasi sasaran, deteksi dini melalui pengukuran berat badan (BB), tinggi badan (TB), lingkar perut, tekanan darah, dan gula darah, hingga pemberian edukasi serta tindak lanjut hasil pemeriksaan.

Melalui materi ini, kader diharapkan semakin memahami alur pemantauan kesehatan lansia secara menyeluruh, sehingga hasil pemeriksaan dapat tercatat dengan baik dan menjadi dasar tindak lanjut pelayanan kesehatan yang tepat.

Materi kedua disampaikan oleh Lusiyana, A.Md.Gz., selaku Nutrisionis, dengan topik evaluasi pelaksanaan PMT lokal tahap 1. Evaluasi mencakup capaian pemberian makanan tambahan bagi balita gizi kurang, balita dengan berat badan kurang, balita yang tidak mengalami kenaikan berat badan, serta PMT bagi ibu hamil.

7ecd9b55-a97f-4de9-87a6-b8b06d3b63ca.webp

Dalam evaluasi tersebut, dibahas pula beberapa rencana tindak lanjut untuk pelaksanaan PMT lokal tahap 2, meliputi:

  • Perubahan dan variasi menu PMT pada tahap kedua.

  • Pengumpulan laporan pelaksanaan PMT sesuai jadwal yang telah ditentukan.

  • Rujukan ke Puskesmas bagi balita yang belum mengalami kenaikan berat badan untuk mendapatkan pemeriksaan dan tindak lanjut lebih lanjut.

Evaluasi ini menjadi langkah penting untuk memastikan pelaksanaan PMT berjalan optimal, sekaligus mendukung pemantauan status gizi dan pertumbuhan sasaran secara berkelanjutan.

Melalui pertemuan ini, diharapkan terjalin koordinasi yang semakin baik antara Puskesmas dan kader Posyandu dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat, baik melalui pemantauan kesehatan lansia maupun peningkatan kualitas pelaksanaan PMT lokal.

Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian, kader Posyandu diharapkan terus menjadi bagian penting dalam mendampingi masyarakat agar semakin sadar, peduli, dan aktif menjaga kesehatan di setiap tahapan kehidupan.