Berita

Saat Kepedulian Menjadi Pertolongan Pertama bagi Teman yang Terluka

6 Juni 2026
PUSKESMAS PERUMNASUTARA
70
Bagikan ke
Saat Kepedulian Menjadi Pertolongan Pertama bagi Teman yang Terluka

Masa remaja merupakan periode penting dalam perkembangan seseorang. Pada fase ini, remaja mulai menghadapi berbagai perubahan, baik dari segi fisik, emosional, maupun sosial. Tidak jarang, berbagai tantangan yang dihadapi dapat menimbulkan tekanan psikologis yang memengaruhi kesehatan mental mereka.

Sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan kepedulian terhadap kesehatan mental sejak dini, Tim Puskesmas Perumnas Utara kembali melaksanakan kegiatan Edukasi Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis (P3LP) bagi siswa dan siswi SMP Negeri 6 Kota Cirebon pada hari Rabu, 3 Juni 2026. Kegiatan ini bertujuan memberikan bekal kepada para siswa agar mampu mengenali kondisi psikologis diri sendiri maupun teman di lingkungan sekitar.

Dalam kegiatan edukasi ini, para peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya kesehatan mental serta konsep dasar Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis (P3LP). Materi yang disampaikan meliputi pengenalan tanda-tanda seseorang yang sedang mengalami tekanan emosional, cara memberikan dukungan yang tepat, serta pentingnya menjadi pendengar yang baik bagi teman yang sedang menghadapi masalah.

Para siswa juga diajak untuk memahami bahwa tidak semua luka dapat terlihat secara fisik. Perasaan sedih yang berkepanjangan, kecemasan, rasa kesepian, maupun tekanan akibat masalah di sekolah dan lingkungan pergaulan merupakan kondisi yang perlu mendapat perhatian dan dukungan.

Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang melibatkan para siswa. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan dan pengalaman yang dibagikan terkait cara menghadapi masalah serta mendukung teman yang sedang mengalami kesulitan.

Melalui kegiatan Edukasi P3LP ini, diharapkan siswa SMP Negeri 6 Kota Cirebon dapat lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan mental serta memiliki kepedulian terhadap kondisi psikologis teman dan lingkungan sekitarnya. Dengan membangun budaya saling mendengarkan, menghargai, dan mendukung satu sama lain, lingkungan sekolah dapat menjadi tempat yang lebih aman, nyaman, dan positif bagi tumbuh kembang remaja.

Karena terkadang, perhatian sederhana dan kesediaan untuk mendengarkan dapat menjadi langkah awal yang sangat berarti dalam membantu seseorang melewati masa-masa sulitnya.

Bagikan ke
Hari Jadi Kota Cirebon ke-599